Hanya Karena Makan Daging Sapi, Penganut Hindu Perkosa Massal Wanita Muslimah




Kebencian terhadap Islam merebak

hampir ke seluruh dunia dan dilakukan seluruh penganut agama lain. Sebut

saja di Palestina penganut agama Yahudi menjajah dan membantai Umat

Islam, penganut Kristen di Eropa,









Penganut Budha di Myanmar membantai muslim Rohingya, dan kini

kebencian terhadap Islam juga dilakukan penganut agama Hindu di India.


Peristiwa tersebut terjadi saat Seorang perempuan Muslimah berusia 20

tahun itu bersama sepupunya yang berusia 14 tahun diperkosa, di Mewat,


Negara Bagian Haryana, India, hanya karena mereka memakan daging sapi

potong. Korban diperkosa secara massal oleh sejumlah pemuda penganut

agama Hindu di wilayah itu



Pelaku mengaku melakukan pemerkosaan karena merasa marah saat kedua

muslimah tersebut memakan daging sapi. Pasalnya, sapi adalah hewan suci

bagi umat Hindu yang merupakan mayoritas di India sehingga konsumsi

daging sapi, termasuk pemotongan hewan memamah biak itu terlarang.


Korban juga menuturkan sang paman beserta bibinya dipukuli hingga

tewas oleh empat pria tersebut. Padahal, perempuan itu telah mengelak

bahwa dirinya memakan daging sapi.


Umat Islam di India melakukan demonstrasi memprotes perlakuan

intimidasi, penindasan dan ketidakadilan yang mereka terima dari

penganut agama Hindu di negara itu.




“Mereka menuduh kami memakan daging sapi oleh karena itu kami diperkosa. Mereka bahkan mengancam


akan membunuh kami dan

keluarga jika kami menceritakan kejadian yang sebenarnya,” ujar

perempuan tersebut kepada BBC, Senin (12/9/2016).


Mewat hanya berjarak 96 kilometer dari Ibu Kota New Delhi. Namun,

daerah itu sebenarnya berpenghuni mayoritas muslim. Tindakan biadab para

pelaku pemerkosaan itu sempat ditutup-tutupi oleh pemerintah setempat

yang memberlakukan aturan melarang memakan daging sapi.


Meski telah terjadi dua pekan lalu, insiden tersebut baru terungkap

ke publik. Ketua Komunitas Islam Mewat, Ramzan Chaudhary, dan komunitas

Muslim di Mewat mengaku terkejut dengan insiden tersebut, yang

berpendapat serangan tersebut bertujuan untuk memecah belah umat Islam

dan Hindu di Mewat.



Penganut agama Hindu saat melakukan upacara penghormatan kepada sapi,

yang dianggap sebagai salah satu dewa dalam kepercayaan mereka.


Setelah mendapat pemberitaan sejumlah media massa, polisi India di

Mewat dengan tergopoh-gopoh baru melakukan penyelidikan terhadap kasus

ini.


Hingga kini, perseteruan antara penganut agama Hindu dan Islam masih

sering terjadi di India. Walau pemerintah India terus berupaya bersikap

adil terhadap umat Islam, tapi karena parlemen India mayoritas dikuasai

partai politik berhaluan Hindu garis keras, akibatnya umat Islam banyak

mendapatkan intimidasi dan kekerasan oleh penganut Hindu di negara itu.



Umat Islam di India mencapai 159 juta jiwa dari total hampir satu

milyar penduduk India, yang mayoritas menganut agama Hindu. Setiap

penyerangan terhadap umat Islam di negara itu biasanya akan menimbulkan

pergesekan kekuatan militer dengan negara tetangganya Negara Islam

Pakistan.


Yang bertekad akan melindungi Umat Islam di wilayah tersebut, sekalipun harus menggunakan senjata pemusnah massal, nuklir.




Sumber.gerhana85.com




Source link


قالب وردپرس