Astarfirullah Kisah Mengharukan Sekali… Simak Berikut Ini Ceritanya! Suamiku Ini Tanda Cinta Dariku...


Suamiku untuk sekarang ini jangankan

untuk beli perawatan muka yang agak mahal agar mensupport penampilan

kami, beli 1 buah bedak dan lipstik juga kami beli waktu bedak dan

lipstik kami beberapa riil habis. Itu juga kami beli waktu product

make-up tengah ada potongan harga besar-besaran, karna buat kami bisa

beli sebagian baju bagus buat anak-anakmu lebih palinglah paling penting

daripada perawatan muka kami…



membersihkannya saat malam hari. Kadang-kadang cuma  




maskeran

saja tenaga kami sudah tidak ada, di butuhkan siang tadi untuk lari

mengejar anak-anakmu yang lari-lari dilapangan, sudah habis untuk

bersihkan pakaian, bersihkan piring, bersihkan kamar, masak dan sudah

habis untuk tadi sore berlari-lari mengambil jemuran yang kehujanan…
Jadi

waktu malam, beberapa sisa tenaga kami simpan untuk beristirahat dengan

maksud agar esok hari tenaga kami terkumpul lagi untuk lebih baik lagi

buat perlindungan serta membuat perlindungan anak-anakmu dan pekerjaan

harian kami di rumah…
Suamiku bapak dari anak-anakku… Fahamilah

badan kami yang makin menggendut ketika melahirkan anak-anakmu,

senantiasa jalan tidaklah karna kami banyak makan, tidaklah karna malas

lari pagi untuk membakar lemak ditubuh kami, tetapi waktu pagi datang

terlintas di otak kami begitu penuh dengan jadwal pekerjaan mesti kami

setiap harinya…
Buat persiapan sarapan anak-anakmu, bersihkan

pakaian kerjamu, memandikan anak-anakmu, buat mereka jadi wangi, agar

waktu kau mencium mereka buat anda nyaman dengan wanginya, tidaklah

dengan bau yg tak mengerti rupanya….
Apakah kami mengeluh untuk

pengorbanan-pengorbanan kami? Tengah strechmark di perut kami juga bekas

memiliki kandungan anak-ankmu, kami anggap sebagai tanda cinta kami

pada mu, tanda cinta yg tak akan hilang oleh waktu.
Apakah kami

keberatan atas ini??? Tidak suamiku…. Kau dan anak-anak yakni

prioritas kami. Lantas apakah kau tahu kenapa kami serius sedih waktu

kau tak dapat mengenyahkan langkah menatapmu yg penuh arti pada

gadis-gadis cantik itu, dengan kemolekan badan, dan muka cantiknya…
Apakah

anda ketahui kecemburuan kami, yang kau anggap cemburu buta yg tidak

beralasan. Waktu ada relasi wanitamu menelpon dan kau beranjak dari kami

waktu mengangkat telponya???
Suamiku pengorbanan kami, kami anggap

itu layak jalan atas dedikasi kami kepadamu, pada pernikahan ini, dan

kami juga tidak singkirkan dan melupakan pengorbanan mu mencari nafkah

buat kami di rumah.
Namun kami hanya pingin kau sedikit saja tahu, waktu kami lelah ada kalanya kami lepas kontrol kehendaki geram pada kondisi.
Namun

jangan pernah sebut kami istri durhaka, karna hanya kemarahan kecil

kami akibat kelelahan dan banyak fikiran kami yang menari-nari lincah

dalam otak kami.
Namun jangan pernah sebut kami hanya menjadikanmu

sapi perah waktu kami memohon sedikit rezekimu buat membelikan sebagian

baju bagus anak-anakmu…
Maafkan salah kami, maafkan kemarahan kami.

Kami hanya tulang rusukmu yang paling bengkok. Jika kami bengkok dan

salah, jangan sampai coba luruskan kami karena kami bakal patah. Berilah

kami pengertian dengan kelembutan jadi hati kami bakal luluh…
Untukmu wahai bapak dari anak-anakku…



Source link


قالب وردپرس